Kalau aku harus menggadaikan-Nya demi persahabatan kita. Maka biarlah putus persahabatan ini.
Kalau aku menggadaikan-Nya demi cintamu. Maka biarlah aku hidup hanya dengan cinta-Nya.
Kalau aku menggadaikan-Nya demi kuasa. Maka biarlah aku hidup bersahaja
Kalau aku harus menggadaikan-Nya demi harta. Maka biarlah aku hidup sederhana.
Semua
yang kumiliki,kuperjuangkan,kukejar tak lebih hanya fana dibanding janji
kekal-Nya. Katakanlah aku keras kepala atau kaku, namun Tuhanku tak bisa
ditawar. Aku disini karena Tuhan. Aku bernafas karena izin-Nya. Aku hidup dari
berkah-Nya.
Saat
aku kehilangan sesuatu dalam hidupku aku kembali pada-Nya yang selalu ada
untukku. Saat aku sepi sungguh Ia ada disampingku. Saat aku rindu sungguh Ia
memelukku. Saat aku ragu sungguh Ia memegang bahuku. Berkali-kali aku berpaling
muka dari perintah-Nya tak ada habis ampunan dari-Nya. Saat dunia ini
kutinggalkan hanya Ia pegangan yang ada. Berani apa aku mengingkarinya??
Bukannya
aku takut akan kuasa-Nya. Namun aku kagum akan keagungan-Nya. Aku kagum
bagaimana Ia mengkristal dalam hati ini. Aku kagum bagaimana Ia membuat raga
ini akan selalu merindukan-Nya. Aku kagum besarnya cintanya padaku yang penuh
dosa. Aku penasaran dibuat-Nya. Apa yang akan Ia beri saat aku menjadi lebih
baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar